Memahami Kanker Pundi Kencing: Tanda-tanda dan Variasinya

Agustus 23, 2025

JASAPAKETAQIQAH.COM – Kanker kandung kemih merupakan kondisi serius yang sering ditandai dengan gejala yang mungkin tampak tidak berhubungan langsung. Salah satu gejalanya, misalnya, adalah pembengkakan kaki secara tiba-tiba. Menurut Badan Kesehatan Inggris (NHS), pembengkakan ini bisa muncul akibat pertumbuhan jaringan abnormal, atau tumor, di kandung kemih. Pada beberapa kasus, tumor tersebut dapat menyebar ke otot di area saluran kemih.

Gejala Umum Kanker Kandung Kemih

Gejala yang paling sering ditemukan pada kanker kandung kemih adalah adanya darah dalam urine (hematuria), yang muncul tanpa rasa sakit. Meskipun tidak semua kasus disertai pendarahan, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter apabila mendapati hal tersebut. Darah di urine bisa tampak sebagai urine berwarna cokelat atau berupa garis darah.

Selain itu, terdapat beberapa gejala lain yang layak diwaspadai, seperti:

– Sering merasa ingin buang air kecil.
– Dorongan mendesak untuk buang air kecil (kebelet).
– Sensasi panas atau nyeri saat buang air kecil.

Pada stadium lanjut, ketika kanker telah menyebar, gejala dapat mencakup:

– Nyeri di daerah panggul.
– Rasa nyeri pada tulang.
– Penurunan berat badan tanpa alasan jelas.
– Pembengkakan pada kaki.

Jenis Kanker Kandung Kemih

Kanker kandung kemih diklasifikasikan berdasarkan lokasi sel-sel kanker dan tingkat penyebarannya:

1. Kanker Kandung Kemih Non-Otot Invasif (Tahap Awal)

Ini adalah jenis yang paling umum, di mana sel-sel kanker hanya ada di lapisan dalam kandung kemih.

2. Kanker Kandung Kemih Otot Invasif

Pada kasus ini, sel-sel kanker telah menyebar ke otot sekitar kandung kemih. Meskipun kurang umum daripada tipe sebelumnya, jenis ini memiliki risiko lebih tinggi untuk menyebar ke bagian tubuh lain.

3. Kanker Kandung Kemih Metastasis

Kondisi di mana tumor telah menyebar ke area jauh dalam tubuh menjadi tahap paling serius dari penyakit ini.

Kemungkinan Penyebab Lain dari Gejala Serupa

Perlu diketahui bahwa darah di urine tidak selalu menandakan adanya kanker kandung kemih. Beberapa kondisi lain yang lebih umum juga dapat menjadi penyebabnya, seperti:

– Infeksi saluran kemih.
– Infeksi ginjal.
– Batu ginjal.
– Uretritis non-gonokokal (radang uretra).
– Pembesaran kelenjar prostat pada pria.

Karena itu, jika Anda melihat gejala yang mencurigakan seperti darah dalam urine, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter demi mendapatkan diagnosis dan penanganan lebih tepat waktu.

Baca Juga : Waspada terhadap tiga hal krusial saat menjalani kehamilan di usia lebih dari 40 tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *